Hidup Doa

Hidup Doa

                                                                      HIDUP DOA

Bacaan Injil Minggu ini berjudul Perumpamaan Tentang Hakim Yang Tidak Adil. Walau demikian apa yang ingin disampaikan oleh Yesus melalui perumpamaan ini bukanlah berbicara tentang pekerjaan seorang Hakim atau pun tentang apa itu penghakiman. Di ayat pertama Yesus sudah menjelaskan maksud perumpamaan ini yaitu agar kita selalu berdoa tanpa jemu-jemu. Apakah kita sepakat bahwa arahan Yesus agar kita selalu berdoa tanpa jemu-jemu menunjukkan bahwa hidup doa adalah sesuatu yang sangat penting bagi kita semua para pengikut-Nya ?

Atas pertanyaan diatas, Penulis sangat yakin bahwa kita semua akan sepakat bahwa hidup doa adalah sangat penting. Pertanyaan berikutnya, mengapa pada sebagian kita hidup doa tidak selalu mudah untuk kita jalankan ? Hidup doa belum menjadi habitus bagi kita. Romo Thomas H. Green, SJ dalam bukunya yang berjudul “Bimbingan Doa” mengatakan bahwa makna doa lebih luas daripada hanya minta ini dan minta itu. Doa itu pada hakekatnya merupakan perjumpaan dialogis antara Allah dan manusia. Dan karena Allah itu Tuhan, maka hanya Dia yang bisa memprakarsai perjumpaan itu. Inilah catatan mahapenting dalam doa, lanjut Romo Thomas. Pendapat Romo Thomas ini sejalan dengan ajakan Yesus pada bacaan Injil minggu ini agar kita tidak pernah jemu dalam berdoa karena melalui doa Tuhan dapat senantiasa dan selalu berbicara kepada manusia yang sangat di kasihi-Nya. DOA selalu Diprakarsai Oleh Allah.

Umat Tuhan yang terkasih, hidup doa sama seperti kehidupan pada umumnya yang selalu mengalami pasang surut atau naik turun. Tuntutan dan tekanan hidup sehari-hari yang tidak ringan sepertinya tidak memungkinkan pertumbuhan hidup doa kita. Namun harus selalu kita ingat, keinginan untuk berdoa adalah selalu saja merupakan inisiatif Allah, itu artinya Allah senantiasa menawarkan diri-Nya untuk selalu mau terlibat di dalam setiap nafas hidup manusia. Doa kita pasti jawab oleh Tuhan karena Tuhan tahu apa yang terbaik untuk kita. Jawaban Tuhan atas doa kita bisa saja segera dan langsung terjawab karena telah sesuai dengan rencana-Nya, atau mungkin Tuhan mengubah permintaan kita dengan sesuatu yang lain yang lebih baik atau mungkin juga waktunya akan disesuaikan menurut pertimbangan terbaik Tuhan. Maka, masalah dalam sebuah doa adalah bukanlah dikabulkan atau tidaknya sebuah doa, tetapi seberapa peka kita memahami apa jawaban Tuhan sebenarnya. “Doa yang sejati adalah seni mendengarkan Tuhan berbicara”, begitu dikatakan Romo Thomas H. Green, SJ.

Selamat hari Minggu – selamat bertemu Tuhan Yesus dalam Ekaristi – Tuhan memberkati