Pesta YESUS dipersembahkan di bait ALLAH

Pesta YESUS dipersembahkan di bait ALLAH

Pesta YESUS dipersembahkan di bait ALLAH
“Mempersembahkan yang Terbaik”
Mal 3:1-4; Mzm 24:7,8,9,10; Ibr 2:14-18; Luk 2:22-40

Ada dua tokoh ‘orang benar dan saleh’ yang dikisahkan dalam Injil menurut Lukas untuk Minggu ini,Pesta Yesus dipersembahkan di Bait Allah. Yaitu Simeon, yang telah mendapat pemberitahuan oleh Roh Kudus bahwa dia tidak akan mati sebelum melihat Mesias, yaitu Dia yang diurapi Tuhan. Satu lagi, Nabiah Hana, yang siang malam beribadah di Bait Allah, dengan berdoa dan berpuasa. Kedua orang benar ini menjadi saksi kedatangan Tuhan, Sang Mesias. Simeon memberkati, dan Hana ‘mewartakan’ kepada semua orang, yang menantikan kelepasan untuk Yerusalem. Dikisahkan juga bagaimana Simeon membuat nubuat: Ia ditentukan untuk menjatuhkan atau membangkitkan banyak orang di Israel dan untuk menjadi suatu tanda yang menimbulkan perbantahan. Juga kepada sang Ibu, Maria, Simeon menyampaikan sesuatu. 

Dalam Bacaan pertama, Nabi Maleakhi menyampaikan nubuat kepada orang Israel, terutama kepada para imam yang menjadi pemimpin mereka. Mereka telah membuat Tuhan susah dengan perkataan mereka. Mereka, orang pilihan Tuhan yang telah kembali ke Israel, dan Bait Allah telah dipulihkan; tetapi, bagi mereka peribadatan seolah hanya sebagai ritual belaka. Ritual belaka, oleh orang-orang pilihan! Maka, melalui sang nabi, Allah telah menyampaikan, “....Dengan mendadak Tuhan yang kamu cari itu akan masuk ke bait-Nya! Malaikat Perjanjian yang kamu kehendaki itu,sesungguhnya telah datang.”

Bukankah di Perjanjian Lama dikisahkan bahwa bangsa pilihan itu menantikan seorang Mesias? Nabi Maleakhi menyampaikan kedatangan-Nya mendadak,tak seorang pun tahu. Simeon,di lain pihak,kedatangan sang Mesias dalam rupa seorang anak kecil. Seorang anak kecil, yang karena iman ketaatan orangtuanya, menjalankan semua perintah Tuhan (Taurat): mempersembahkan anak sulung kepada Allah(bdk. Im.12:6-8).

Bagaimana memetik inspirasi dari kisah dalam Injil dan Bacaan untuk minggu ini? Secara khusus bagi kita umat yang, belakangan ini mengalami banyak hal? Antara lain,berita-berita yang sesungguhnya bisa membuat kita bergidik?: beberapa kasus penyalahgunaan kekuasaan di dalam negeri. Atau, kasus virus (penyakit) yang gencar diberikan media massa? Tawaran pertama adalah,senantiasa menguatkan iman kepada Sang Penebus dan Penyelamat manusia. Hanya dengan berserah kepada-Nya,hidup akan terasa damai.Yang berikutnya,kita hidup di tengah kemajuan teknologi canggih. Belajar sesuatu yang baru,secara terus-menerus, adalah pilihan yang pas,rasanya. Yang ketiga, dalam situasi kehidupan sehari-hari,alangkah baik jika kita mencoba mempraktekkan hidup sederhana, seperti ajaran Gereja, yang sebentar lagi kita masuki: masa menjelang masa puasa dan pertobatan.

Selamat mempersembahkan yang terbaik, dalam kehidupan.

Dan, semoga, Tuhan Yesus memberkati kita semua.