Syarat Perkawinan Katolik

SYARAT-SYARAT PERKAWINAN KATOLIK

Pada calon pengantin yang akan menikah hendaknya mempersiapkan hal-hal sebagai berikut sebelum menghadap pastor paroki :

1.

Kalau pria dan wanita (dua-duanya) beragama Katolik

  • Surat baptis yang sudah diperbarui dari paroki tempat baptis (hanya berlaku 6 bulan) asli dan fotocopy

  • Buku Membangun Rumah Tangga (MRT) dan fotocopy halaman yang ada nama pasangan, tanggal dan tempat penyelenggara MRT

  • Surat keterangan akan menikah dari Ketua Lingkungan masing-masing

  • Fotocopy Kartu Keluarga Katolik

  • Fotocopy KTP

  • Foto berdampingan ukuran 4 x 6 = 2 lembar, 3 x 4 = 1 lembar (wanita sebelah kiri)

  • Surat ijin komandan bagi anggota TNI/POLRI

  • Setelah semua lengkap, mengadakan penyelidikan kanonik perkawinan (wawancara dengan Pastor)

  • Formulir identitas saksi perkawinan

2.

Kalau salah satu calon pengantin tidak Katolik :

  • Surat baptis yang sudah diperbarui dari paroki tempat dibaptis (hanya berlaku 6 bulan), pihak non Katolik, tetapi beragama Kristen, juga membawa surat baptis asli dan fotocopy

  • Buku Membangun Rumah Tangga (MRT) dan fotocopy halaman yang ada nama pasangan, tempat dan tanggal penyelenggara MRT

  • Surat keterangan akan menikah dari Ketua Lingkungan bagi yang Katolik

  • Fotocopy Kartu Keluarga Katolik

  • Fotocopy KTP

  • Foto berdampingan ukuran 4 x 6 = 2 lembar, 3 x 4 = 1 lembar (wanita sebelah kiri)

  • Surat ijin komandan bagi anggota TNI/POLRI

  • Setelah semuanya lengkap, mengadakan penyelidikan kanonik perkawinan (wawancara dengan Pastor) dengan membawa dua orang saksi dan fotocopy KTP dari calon Pengantin yang tidak Katolik

  • Formulir identitas saksi perkawinan

3.

Pendaftaran perkawinan dan penyerahan berkas perkawinan ke sekretariat paroki MINIMAL 3 BULAN sebelum hari pernikahan.

Keterangan lebih lanjut dapat menghubungi sekretariat pada hari dan jam kerja.