Menolak si jahat

Menolak si jahat

“Aku telah memberikan janjimu kepada mereka, dan dunia membenci mereka, karena mereka bukan milik dunia, sama seperti Aku bukan milik dunia. Aku tidak meminta agar kamu mengeluarkannya dari dunia, tetapi menjauhkannya dari si Jahat.” Yohanes 17:14–15

Sayangnya, si jahat itu nyata. Dia adalah malaikat tertinggi yang jatuh yang mempertahankan kekuatan spiritual alami yang diberikan pada saat penciptaan. Tuhan menciptakan semua makhluk malaikat dengan tujuan untuk melayani kehendak suci-Nya. Kitab Suci menyingkapkan bahwa ada sembilan tingkatan atau “paduan suara” yang dimiliki oleh makhluk-makhluk malaikat ini. Di antara para malaikat yang jatuh, yang tertinggi di antara mereka mengarahkan yang lain, dan dia secara tradisional diberi nama Lucifer atau “iblis.”

Salah satu kekuatan spiritual alami yang dimiliki oleh makhluk malaikat yang jatuh ini adalah kekuatan pengaruh dan pemikiran sugestif. Mereka diciptakan untuk menjadi pembawa pesan kebenaran Tuhan kepada kita; namun, dalam keadaan terjatuh, mereka malah berusaha mengomunikasikan kebingungan dan kebohongan. Oleh karena itu, sangatlah membantu untuk memahami cara si jahat dan malaikat-malaikat jatuh lainnya berkomunikasi kepada kita sehingga kita dapat menolak kebohongan mereka dan hanya mendengarkan suara Tuhan.

Dalam aturannya untuk membedakan roh, Santo Ignatius dari Loyola menjelaskan bahwa ketika seseorang berpindah “dari dosa berat ke dosa berat,” si jahat dan setan-setan lainnya terus-menerus mengusulkan “kenikmatan nyata” dan “kenikmatan indria” ke dalam imajinasi mereka. ” yang mereka peroleh dari dosa mereka sebagai cara agar mereka tetap terkendali oleh dosa itu. Namun, ketika seseorang “secara intensif membersihkan dosa-dosanya dan bangkit dari kebaikan menjadi lebih baik,” si jahat dan setan-setan lainnya bertindak sebaliknya. Mereka akan “menggigit, membuat sedih dan membuat rintangan, meresahkan dengan alasan-alasan palsu, sehingga seseorang tidak dapat melanjutkan” dalam mengejar kekudusan. Tuhan dan para malaikat yang baik akan bertindak sebaliknya. Bagi mereka yang tenggelam dalam dosa, Tuhan dan para malaikat yang baik akan menggunakan “metode sebaliknya, menusuk mereka dan menggigit hati nurani mereka melalui proses akal” untuk menjauhkan mereka dari dosa. Dan ketika seseorang benar-benar bertumbuh dalam kekudusan, Tuhan dan para malaikat yang baik akan “memberi ketabahan dan kekuatan, penghiburan, air mata, ilham dan ketenangan, meringankan dan menyingkirkan segala rintangan, agar orang dapat terus berbuat baik” 

Pelajaran rohani tentang membedakan roh ini sangat berharga dan akan membantu Anda dalam perjuangan sehari-hari melawan dosa dan upaya Anda sehari-hari untuk mencapai kekudusan. Memahami tipu muslihat si jahat dan memahami dorongan kasih karunia yang diberikan oleh Tuhan memberikan kejelasan dalam kehidupan kita sehari-hari dan arahan dalam semua tindakan kita. Kabar baik yang diungkapkan oleh ayat Kitab Suci di atas adalah bahwa Tuhan kita sepenuhnya menyadari pekerjaan si jahat, telah berdoa untuk Anda dan akan membantu Anda saat Anda berusaha memerangi kebohongan dan penipuan dalam hidup Anda.

Renungkan, hari ini, pentingnya belajar bagaimana membedakan suara Tuhan dan kebohongan si jahat. Berusahalah untuk mengenali suara Tuhan sehingga Anda dapat mengikuti Dia dengan lebih setia. Dan berusahalah untuk mengenali kebohongan si jahat agar kamu tidak terpengaruh olehnya dan langsung menolaknya. Berkomitmenlah pada diri Anda sendiri untuk lebih memahami pengalaman rohani ini dalam hidup Anda dan ijinkan doa Yesus ini mengarahkan Anda ke dalam kehendak-Nya yang kudus.

Tuhanku yang maha kuasa, Engkau telah mengalahkan si jahat dan memberikan semua rahmat yang kubutuhkan untuk mengatasi kebohongan dan tipu muslihatnya. Bukalah pikiranku untuk mengenali suara-Mu dan memberikan kejelasan pada suara si jahat agar aku dapat memilih Engkau dengan segenap hatiku dan menolak semua yang coba dikatakan si jahat kepadaku. Yesus, aku percaya pada-Mu. (komsos - renungan harian)